spusa

Momen Bahagia Untuk Paulo Sousa

Klub Sepakbola FC Internazionale akhirnya menelan kekalahan pertama musim ini, lewat cara yang terbilang mengenaskan. Bermain di Giuseppe Meazza, mereka kalah telak 4-1 dari Fiorentina, dalam lanjutan Serie A Italia, Senin (28/9) dini hari WIB. Hasil tersebut membuat pelatih La Viola, Paulo Sousa, semringah. Pria asal Portugal itu menyebut jika timnya telah menampilkan performa yang amat memuaskan.

“Pertandingan berjalan dengan amat bagus. Di mana kami tampil konsisten dan mampu mendominasi semua lini permainan sejak awal, baik itu di penyerangan maupun pertahanan,” tutur Sousa, seperti dilansir dariFootball Italia.

“Saya bilang kepada pemain kami untuk selalu siap melawan siapapun. Kami punya keyakinan bahwa sepak bola harus kerja keras dan dengan berjalannya waktu kami jadi percaya diri dan semakin kuat,” tegasnya.

Kemenangan itu juga membuat Fiorentina kini memimpin Serie A dengan poin yang sama dengan Inter, tapi unggul selisih gol dan head to head.

spusa2

Pelatih Fiorentina satu ini memang bertangan dan berkepala dingin. Sebelumnya, ia juga sempat mengutarakan kepuasan terhadap anak-anak asuhnya padasetelah mengkandaskan AC Milan Agustus lalu.

Meski spekulasi mengenai kepergian Joaquin Sanchez terus berkembang, pelatih Viola asal Portugal ini mengkonfirmasi bahwa ketidakhadiran winger asal Spanyol itu di lapangan dikarenakan cedera dan ia berniat untuk tetap mempertahankannya di Florence.

“Kami memulainya dengan baik dan anak-anak mampu mengambil alih permainan dengan sikap yang baik.” ucap Sousa seperti yang dilansir dariMediaset. “Ini adalah laga penting bagi kami dan dapat bermain seperti itu adalah hal yang baik.” Kemudian ia melanjutkan. “Joaquin harus menepi karena masalah fisik dan untuk itulah ia tidak dapat bermain di pertandingan ini.”

“Saya adalah seorang pelatih yang selalu ingin terus berkembang. Saya selalu mencoba untuk meraih hal yang baik dari orang lain. Mourinho adalah seorang juara dan saya selalu bersyukur karena ia selalu membantu para pelatih asal Portugal.”

Dengan adanya Giuseppe Rossi di bangku cadangan, pria berusia 44 tahun mengakui bahwa ia ingin menggunakan sang striker sebagai senjata rahasia di babak kedua jika mereka gagal meraih gol di babak pertama, namun nyatanya tim mampu unggul dengan cepat dengan skor 2-0 yang menyebabkan Rossi gagal tampil.

“Rossi adalah pemain yang sangat hebat, hari ini saya ingin menyimpannya sebagai senjata rahasia.” ucap Sousa. “Dia bekerja keras dalam latihan dan ia adalah pemain penting bagi tim. Saya harap dapat segera menggunakannya di lapangan dan ia dapat menit bermain reguler.”

This post has already been read 319 times!

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>