Eusebio, Pahlawan Sepakbola Portugal Yang Abadi

Berita bola terbaru datang dari dunia sepakbola Portugal. Dimana salah satu pahlawan lapangan hijau telah pulang ke rumah Yang Maha Kuasa. Dialah Eusebio, legenda yang akan tetap abadi. Atau mungkin kamu baru mendengar namanya? Mari mengenal dirinya.

Legenda sepakbola Portugal ini memiliki nama lengkap Eusebio da Silva Ferreira, wafat di umur 71 pada 5 Januari 2014 kemarin. Eusebio dikenal dengan julukan “Black Panther”, sebab ia disebut-sebut sebagai “Africa’s first great footballer”. Bahkan beberapa orang mengatakan bahwa ia adalah pemain sepakbola asal Afrika yang terbaik.

Mengapa? Sebab selama karirnya, ia telah membobol gawang lawan sebanyak 733 kali dalam 745 pertandingan. Pantas saja ia juga disebut sebagai “o Rei” atau Sang Raja.

Oleh para kritikus dan para pecinta sepakbola, Eusebio masuk kedalam jejeran 10 pesepakbola terbaik di abad 20. Tak heran jika ia dijuluki sebagai pemain sepakbola asal Afrika yang terbaik. Lantas, bagaimana pendapat pemain lain tentang Eusebio? Apakah Eusebio pun dianggap sebagai pemain terhebat oleh pemain sepakbola lainnya? Nah, ini yang menarik.

Eusebio, sepakbola legenda dari portugal yang juga sahabat pele

Siapa yang tidak kenal dengan pemain legendaris asal Brasil yang bernama Edson Arantes do Nascimento atau lebih akrab dipanggil dengan nama Pele? Ya, sama seperti Eusebio, Pele pun dijuluki sebagao “o Rei” atau Sang Raja. Namun, walaupun mereka berdua memiliki julukan yang sama, lantas tak membuat kedua pemain legendaris tersebut menjadi rival. Malahan, Eusebio dan Pele adalah sahabat. Lebih dari itu, Pele menyebut Eusebio sebagai saudaranya. Bagaimana bisa? Berita bola terbaru menyebutkan bahwa Pele mengungkapkan persaudaraannya dengan Eusebio sejak tahun 1966. Mereka berdua bertemu di Inggris pada saat Piala Dunia 1966 berlangsung. Wow, dua legenda bertemu dan memutuskan untuk menjadi saudara. Salut!

Atas persahabatannya tersebut, Pele mengungangkap kesedihannya melalui Facebook dengan mengatakan, “Turut berduka cita atas meninggalnya Euseio, saudara saya,”. Dan, Pele juga mengungkapkan pertemuan terakhirnya ketika mereka sedang berada di Boston pada September 2013 lalu. Sepertinya Pele benar-benar kehilangan seorang saudara.

Eusebio, sepakbola legenda dari portugal yang juga sahabat pele

Oh ya, berita bola terbaru juga menyebutkna bahwa kini jasad Eusebio sudah dimakamkan di Gereja Seminari, dekat stadion milik Benfica. Sebelum proses pemakaman berlangsung, jasad Esuebio dibawa mengelilingi stadion dengan mobil jenazah, dimana sekitar 10.000 pelayat berdiri di sepanjang jalan. lalu penyanyi seriosa, Andrea Bocelli, menyanyikan lagu “Con te Partiro” lewat pengeras suara. Dan, nyanyian tersebut semakin membuat suasana berkabung begitu memilukan.

Semoga kau tidur tenag di sana Eusebio, kau akan abadi di hati para pecinta sepakbola, terutama di hati Pele.

This post has already been read 408 times!

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>